|
Sunday, 20 June 2010 |
|
Sebanyak 20 jenis situs batu peninggalan zaman prasejarah berada di tengah perkebunan kopi milik warga. Situs tersebut berada 10 meter dari Dusun Mingkik Kelurahan Atung Bungsu Kecamatan Dempo Selatan Pagaralam. Situs yang ditemukan tersebut berupa tempat pemujaan, arca dan beberapa peninggalan lainya. Diantara tempat pemujaan atau lebih dikenal dengan dolmen 5×3 meter. Sementara itu disekitar dolmen terdapat arca, lupang batu, batu datar dan puluhan dolmen berukuran kecil lainnya. |
|
|
Saturday, 05 June 2010 |
|
Masjid Agung Puyang Awak, Tertua di Sumsel Dibangun Abad XV, Dua Kali Dibumihanguskan Penjajah ALMI - Pagaralam Cikal bakal agama Islam di Pagaralam diduga kuat sudah ada sejak abad ke-15 masehi. Ini dibuktikan adanya rumah ibadah di Dusun Prahu Dipo, Kelurahan Prahu Dipo, Kecamatan Dempo Selatan. Rumah ibadah ini dibangun ulama asal Jawa, Syech Nurqodim Al-Baharudin, bergelar Puyang Awak. Masjid ini hanya beratapkan seng tanpa dinding. Masyarakat disini menyebutkan sebagai Masjid Agung Puyang Awak. |
|
Pemutakhiran Terakhir ( Saturday, 05 June 2010 )
|
|
|
Monday, 07 September 2009 |
Kisah Mu Puyang Akankah Terkubur Dalam-dalamoleh : Helen Aprlilianti Pengasuh sanggar tari Sinar Permate; Aktif dalam kelompok belajar sastra Prabu Menang
Dalam kehidupan sebuah kelompok masyarakat Kabupaten Lahat, terdapat kisah-kisah yang turun temurun dipercaya sebagai sebuah sejarah, asal muasal dan garis keturunan dari tatanan kehidupan mereka yang sekarang. Kisah-kisah tersebut adalah sebuah cerita tentang perjalanan Puyang (nenek moyang) dalam mendirikan sebuah marga (desa). Ada juga sebagian masyarakat yang menganggapnya sebagai sebuah mitos bahkan kisah tersebut dianggap hanyalah dongeng pengantar tidur. |
|
|
Sunday, 05 July 2009 |
|
Aura lain sangat terasa saat menatap enam bilah keris dalam berbagai ukuran. Senjata tajam terkenal khas Nusantara ini disusun rapi di atas meja ruang tamu Rumah Dinas Wali Kota Pagaralam, Drs H Djazuli Kuris MM, saat wartawan harian Sumatera Ekspress menemuinya pada Kamis (2/7) lalu. H Djazuli Kuris yang menjabat wali kota Pagaralam untuk kedua kalinya ini memperlihatkan sebagian kecil koleksi benda antik asli Tanah Besemah (Pagaralam) yang dimilikinya. Koleksinya disimpan dengan baik dalam kurun waktu 10 tahun terakhir ini. |
|
Pemutakhiran Terakhir ( Sunday, 05 July 2009 )
|
|
|
Sunday, 05 July 2009 |
|
Secara umum kebudayaan megalitik mengacu kepada dan berorientasi pada kekuatan-kekuatan supra natural yang mengaitkan pada kepercayaan akan adanya kekuatan gaib pada benda maupun makhluk hidup dan kepercayaan adanya kekuatan roh dan kekuatan pada arwah nenek moyang ( Haris Sukendar, 2003: 27 ). Interaksi manusia dengan leluhurnya mengalami perkembangan yang luar biasa pada masa berlangsungnya kebudayaan megalitik. |
|
Pemutakhiran Terakhir ( Sunday, 05 July 2009 )
|
|
|
Sunday, 14 December 2008 |
|
Kabupaten Lahat memiliki potensi wisata bersejarah batu megalith yang berusia lebih dari 4.000 tahun, dan diperkirakan berasal peninggalan dari kebudayaan Dongson, Kamboja. Benda bersejarah yang mencerminkan seni dan budaya masyarakat lampau yang bernilai sangat tinggi berupa arca, kubur batu (nisan), menhir (batu tiang), batu berlubang (rumah batu), dolmen (meja batu), dan tersebar di hampir di seluruh dataran tinggi Pasma, meliputi Kabupaten Lahat, Kabupaten Empat Lawang, dan Kota Pagaralam. |
|
Pemutakhiran Terakhir ( Sunday, 14 December 2008 )
|
|
|
|