| Onrust: Dari Westerling ke Kartosuwirjo |
|
|
|
| Sejarah - Bandar Jakarta | |
| Saturday, 05 June 2010 | |
|
Onrust: Dari Westerling ke Kartosuwirjo Gambar berikut ini menunjukkan saat kejayaan Pulau Onrust di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, pada abad ke-17 dan 18. Dari tempat inilah awal penjajahan Belanda di Indonesia ketika VOC menyerang dan menguasai Jayakarta, 30 Mei 1619. Pulau yang kini luasnya 7,5 ha dari sebelumnya 12 ha karena abarasi, banyak memiliki peninggalan arkeologi, di antaranya sisa fondasi benteng yang luasnya hampir 2/3 pulau, kincir angin, ruang bawah tanah, kompleks ma kam Belanda, dermaga, tanggul pantai, sisa fondasi meriam (baterij), dan beberapa bangunan sisa karantina haji. ![]() Onrust: Dari Westerling ke Kartosuwirjo Kebanggaan atas potensi Onrust akan sirna bila melihat pulau itu sekarang. Sebab, peninggalan arkeologinya sangat memprihatinkan. Melihat sejarahnya yang panjang, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta merencanakan lokasi tersebut sebagai Taman Arkeologi dengan merekonstruksinya kembali. Onrust dalam Belanda berarti ‘sangat sibuk’. Karena di pulau yang jaraknya 14 km dari Jakarta ini pernah menjadi galangan kapal hingga rakyat setempat lebih mengenal Pulau Kapal. Di galangan kapal pernah bekerja ribuan budak yang nasibnya menyedihkan. Galangan ini mendapat pujian James Cook dari Inggris saat kapalnya menuju Australia mengalami kerusakan dan diperbaiki di Onrust (1776). Pelayarannya ini untuk mengejar terbitnya Planet Venus yang baru akan tampak lagi 231 tahun kemudian, yakni pada 2012 mendatang. Pelukis Jerman, Walter Spies, yang menciptakan tari ‘kecak’ yang kini mencari tarian masyarakat Bali, pernah dipenjarakan selama setahun di Onrust pada 1940-an. Pada waktu bersamaan, karena Nazi menduduki Belanda, pria Jerman di Indonesia, khususnya Batavia, di’internir’ di Onrust. Sampai sekarang bangsa Indonesia masih ingat akan kekejaman Westerling yang pada masa fisik 11 Desember 1946 telah membantai secara massal ribuan rakyat Sulawesi Selatan. Menurut beberapa pihak, jumlah korban mencapai 40 ribu orang, namun pihak lain menyangsikan jumlah tersebut. Setelah itu, 1.200 prajurit yang ditempatkan di bawah komandonya melakukan pemberontakan Angkatan Perang Ratu Adil (APRA). Lalu, apa kaitannya Westerling dengan Onrust? Setelah penyerahan kedaulatan, Westerling ditangkap dan hendak dibawa ke Pulau Onrust. Tapi, tidak kesampaian karena keburu melarikan diri. Tapi, sekitar 200 orang pengikutnya pernah ditahan di pulau yang sempit ini. Kalau kita ke Onrust, yang kini mulai banyak didatangi, kita akan menemukan dua buah makam yang berdampingan dikelilingi pagar bambu. Kedua makam ini rupanya banyak diziarahi orang. Terlihat dari banyaknya bunga bertaburan di pusara kedua makam ini. Tertulis bahwa salah satu dari kedua makam ini adalah tokoh DI/TII yang dipercaya sebagai Kartosuwirjo. Pemimpin DI/TII yang ingin mendirikan negara Islam melalui perjuangan bersenjata itu dihukum mati di Onrust pada 1962. Sengaja makamnya dibuat dua buah untuk mengelabui orang yang akan menziarahinya. Padahal, Kartosuwirjo seperti juga Bung Karno pernah ikut dalam gerakan Sarikat Islam (SI) pimpinan HOS Tjokroaminoto. Makam tokoh DI/TII ini tidak berjauhan dari pekuburan Belanda. Ketua CC PKI DN Aidit dan wakilnya MH Lukman juga pernah ditahan di Onrust oleh Pemerintah Belanda. Tapi, ketika itu keduanya bukan sebagai tokoh komunis, tapi pejuang kemerdekaan yang tidak disenangi Belanda. Selama 22 tahun (1911- 1933), Onrust dijadikan tempat karan tina haji. Mereka yang baru datang dari Makkah diharuskan dikarantina agar tidak membawa penyakit. Pada masa Jepang (1942-1945), Onrust dijadikan tempat tahanan para penjahat kelas kakap. Ada yang usul agar para koruptor juga ditahan di sini. Tapi, bukan di Onrust yang kini sedang direkonstruksi, melainkan di salah satu pulau kosong di Kepulauan Seribu.***infokito.net ***disadur dari sebuah tulisan di harian republika
Kata KunciPulau Onrust, Onrust, kepulauan seribu, Westerling, Kartosuwirjo___dilihat 237 kali___ |
|
| Pemutakhiran Terakhir ( Saturday, 05 June 2010 ) | |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




















